Sabtu, 13 Desember 2014

Kamis, 04 Desember 2014

Riski Ayu Sejati Presentasi Taman Baca Amin Kota Batu

Pengembangan Layanan dan Sarana Prasarana Taman Baca Amin Sebagai Pusat Sumber Belajar

Tugas kuliah kali ini mengenai pengembangan Pusat Sumber Belajar (PSB), kelompok saya melakukan observasi di Taman Baca Amin Kota Batu. Mengambil judul Pengembangan Layanan dan Sarana Prasarana Taman Baca Amin Sebagai Pusat Sumber Belajar. Banyaknya sumber belajar perlu dilestarikan serta dikelola karena berperan dalam proses belajar seseorang untuk itu diperlukan upaya dalam meningkatkan pelayanan TBM sebagai sumber belajar.  Selain itu, dengan kegiatan Taman Baca Amin diharapkan pula dapat meningkatkan kemampuan, pengetahuan, keterampilan, dan memperluas wawasan bagi mereka yang telah melek aksara, serta bagi mereka yang putus sekolah atau tamat sekolah tetapi tidak melanjutkan sebagai bekal untuk mengembangkan diri, bekerja atau berusaha secara mandiri dalam setiap aktivitas mereka dalam kehidupan di masyarakat. Oleh karena itu

Kamis, 20 November 2014

Meniti Jalan Kepustakawanan

KULIAH TAMU
MENITI JALAN KEPUSTAKAWANAN

Pemateri Bapak Blasius Sudarsono


 Dalam kuliah tamu ini Bapak Blasius Sudarsono mengangkat tema Meniti jalan kepustakawanan yang membahas lebih ke perjalanan ataupun kisah hidup Bapak Blasius mulai dari susah payah dalam menghadapi hidup, dari tidak suka perpustakaan hingga menyukai ilmu perpustakaan hingga saat ini memperoleh gelar yang paling tinggi dalam pustakawan dan paling bergengsi yaitu Pustakawan Utama.
Kuliah tamu hari ini membahas tentang meniti jalan kepustakawanan arti kata meniti berarti jalan itu tidak sederhana dan dibutuhkan ketelitian dan kehati-hatian untuk menuju suatu kesuksesan terutama pada jalan kepustakawanan. 

Senin, 17 November 2014

Pusat Sumber Belajar Taman Baca "Amin" Kota Batu




    A.    Identitas Pusat Sumber Belajar Taman Baca "Amin" Kota Batu




Nama               : Taman Baca Amin
Jenis                : Taman Baca
Kepemilikan    : Jatim Park Group
Alamat: Jalan Sultan Agung Kota Batu
Jam palayanan : Taman baca pukul 14.00-21.00
                          Poligigi hari jumat, minggu pukul 11.00-16.00
Latar belakang pendidikan Petugas Perpustakaan :
S1 Sastra Inggis, S1 Akutansi, SMA.

Sabtu, 18 Januari 2014

Perkembangan dan Kemajuan Internet


PERKEMBANGAN DAN KEMAJUAN INTERNET

RISKI AYU SEJATI
NIM 120213314475
D3 PERPUSTAKAAN
Dosen pembimbing : Rini Widiastuti, S. Pd

Secara harfiah, internet (kependekan dari interconnected-networking) ialah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.
Atau dengan kata lain, definisi internet adalah jaringan besar yang saling berhubungan dari jaringan-jaringan komputer yang menghubungkan orang-orang dan komputer-komputer diseluruh dunia, melalui telepon, satelit dan sistem-sistem komunikasi yang lain. Internet dibentuk oleh jutaan komputer yang terhubung bersama dari seluruh dunia, memberi jalan bagi informasi (mulai dari text, gambar, audio, video, dan lainnya ) untuk dapat dikirim dan dinikmati bersama. Untuk dapat bertukar informasi, digunakan protocol standar yaitu Transmision Control Protocol dan internet Protocol yang lebih dikenal sebagai TCP/IP.

Jumat, 17 Januari 2014

Peran Pustakawan

Tidak dapat dipungkiri lagi minat baca masyarakat Indonesia masih tergolong rendah,bahkan dibanding dengan negara tetangga. Sampai sekarang masih dibingungkan, tidak suka membaca karena kurangnya tulisan ataukah tidak bisa menulis karena tidak suka membaca??
Nah ini dapat dianalogikan seperti telur dan ayam,di antara keduanya lebih dahulu mana? Telur dahulu karena tumbuh menjadi ayam, atau kah ayam dulu karena ayam yang menetaskan telur. Masalah telur dan ayam ini sama halnya dengan hubungan antara menulis dan membaca lebih dahulu mana. Sebagian orang  mengatakan menulis itu mudah karena suka membaca, tekun, rajin dan mempunyai kemauan yang kuat. Sebaliknya, bukan lagi sebagian tapi kebanyakan orang malah malas menulis dengan alasan seperti malas, tidak ingin tahu, pada garis besarnya hanyalah tidak suka membaca. Jika seseorang ingin banyak menulis maka seharusnya juga banyak membaca, membaca yang termasuk pekerjaan mudah saja masih rendah apalagi menulis yang membutuhkan konsentrasi dan pengalaman yang banyak.
Bagaimana dengan pustakawan?
Pustakawan sebenarnya mempunyai kesempatan yang sangat besar dalam menulis, karena setiap harinya selalu berkecimpung di dunia informasi. Dapat dilihat di toko-toko buku karangan pustakawan sangat rendah, sangat sulit untuk mencari buku-buku pustakawan. Pustakawan seharusnya dapat menjadi teladan yang baik bagi pengguna. Bagaimana pustakawan saat ini?